TSMpGUd8BUMoGUMoTSO6TSM7Ti==

Sempat Stres Karena Pelaku Pembunuh Melarikan Diri, Tak Cukup 24 Jam Akhirnya Polisi Berhasil Amankan Pelaku, Warga Bombana Berterimakasih

Sat Resmob Polres Sinjai


INSTINGJURNALIS.COM Tidak berisik namun sempat stress karena pelaku pembunuhan salah satu warga Kabupaten Sinjai Sulsel melarikan diri,dalam tempo kurang dari 24 jam akhirnya Resmob Polres Sinjai amankan pelaku penikaman yang menyebabkan AP alias Oge (31) meninggal dunia.


Diketahui pelaku pembunuh KH setelah menghilangkan nyawa temannya sendiri sempat melarikan diri ke Kabupaten Gowa hendak sembunyi,karena tidak tenang sat Resmob Polres Sinjai berselang 24 jam akhirnya pelaku KH diamankan beserta berupa badik yang ditemukan di rumah kos temannya di Jalan Rappokalling, Kota Makassar.


“Pelaku saat ini sedang dalam perjalanan menuju Sinjai untuk jalani proses hukum lebih lanjut,” ungkap AKP Andi Rahmatullah.


Kasat Reskrim Polres Sinjai mengimbau masyarakat untuk menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak kepolisian.


“Kami akan menangani kasus ini sesuai dengan hukum yang berlaku. Kami juga mengajak masyarakat untuk menghindari tindakan main hakim sendiri dan menjaga kondusifitas wilayah,” tegasnya.


Penangkapan cepat ini menunjukkan komitmen Polres Sinjai dalam menjaga keamanan dan memberikan rasa keadilan bagi masyarakat. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran penting untuk mencegah kekerasan diwilayah kerjanya.


Mendengar Polisi berhasil mengamankan pelaku pembunuh keluarganya,Nur Syam yang merupakan warga Sulawesi Tenggara Kabupaten Bombana sangat berterimakasih kepada pihak kepolisian.


"kami sekeluarga berterimakasih atas kinerja kepolisian Polres Sinjai dimana dengan kepekaannya menangkap pelaku pembunuh keluarga kami di Sinjai,dan sekali lagi kami sangat berterimakasih sedikit mengobati sakit kami"ungkapnya.


KRONOLOGI KEJADIAN.


Insiden tragis ini terjadi pada Minggu malam (16/3/2025) pukul 23:30 Wita di Desa Saotengnga, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai.


Peristiwa bermula ketika pelaku mendatangi rumah orang tua korban dan langsung masuk ke kamar tempat korban bersama Onang. Cekcok pun terjadi antara korban dan pelaku.


Mendengar keributan, ibu korban, Cahaya, meminta mereka untuk tidak ribut. Onang kemudian membawa pelaku keluar rumah untuk meredakan situasi.


Namun, pelaku kembali lagi dengan alasan ingin meminta maaf. Saat diizinkan masuk, pelaku justru menghunus badik dan menikam korban di bagian dada kiri.


Korban sempat keluar rumah meminta pertolongan, berjalan sejauh 20 meter sebelum akhirnya terjatuh. Ia segera dilarikan ke Puskesmas Manimpahoi, namun nyawanya tidak tertolong akibat luka tusuk sepanjang 3,5 cm, lebar 1,5 cm, dan dalam 3 cm.


Setelah kejadian, pelaku melarikan diri hingga akhirnya berhasil diamankan di Kabupaten Gowa. Barang bukti berupa badik ditemukan di rumah kos temannya di Jalan Rappokalling, Kota Makassar.




Penulis :Lukman Sardy

Editor   : INSTING JURNALIS



- SIMAK BERITA & ARTIKEL LAINNYA DI GOOGLE NEWS   

- BERLANGGANAN DI CHANNEL WHATSAPP 

Komentar0

Type above and press Enter to search.